© jkj,gwww.stta.ac.id 2020

Detail Skripsi
ANALISIS PERAWATAN TURBOPROP ENGINE PT6A-25 DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM)
Penulis
IMAM PRASETYO
Pembimbing : Drs. C. Suhardiarno, M.Si - Muhammad Yusuf, ST., MT

ABSTRAK :
Pesawat mempunyai berbagai jenis sistem yang bekerja di dalamnya, di mana setiap sistem harus dapat bekerja dengan baik tanpa ada kendala sesuai dengan fungsifungsinya. Untuk mempertahankan fungsi dari sistem tersebut, dibutuhkan strategi manajemen perawatan dengan memberi tindakan preventive sesuai dengan konteks operasinya yaitu dengan Reliability Centered Maintenance (RCM). Tujuannya yaitu untuk menentukan konsekuensi kegagalan Turboprop Engine PT6A-25 dengan metode Reliability Centered Maintenanc, menentukan tingkat resiko kegagalan Turboprop Engine PT6A-25 dengan metode Reliability Centered Maintenance, dan memberikan rekomendasi perawatan preventif yang dianjurkan untuk merawat Turboprop Engine PT6A-25 dengan metode Reliability Centered Maintenance. Dengan menjawab tujuh pertanyaan dasar RCM yang merupakan proses untuk merencanakan perawatan Turboprop engine dengan metode RCM dapat menentukan fungsi sistem dan kegagalan fungsional, hirarki Failure Mode and Effects Criticality Analysis, konsekuensi kegagalan, rekomendasi perawatan preventive yang dianjurkan, nilai Risk Priority Number, tingkat resiko kegagalan dari komponen Turboprop engine dari Turboprop engine PT6A-25. Dari analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode RCM, konsekuensi kegagalan yang tepat untuk keseluruhan komponen turboprop engine adalah konsekuensi kegagalan tersembunyi dan konsekuensi operasional sebab banyaknya kegagalan yang terjadi tidak mempunyai bukti yang spesifik secara langsung untuk menunjukkan bagian mana yang bermasalah tetapi hanya menunjukkan kegagalan secara fungsional. Tingkat resiko kegagalan dari masing-masing komponen turboprop engine dapat dikategorikan beresiko tinggi, karena turboprop engine merupakan salah satu sistem yang penting dari pesawat T-34 Charlie dan apabila komponen tersebut gagal akan mengakibatkan gangguan keselamatan dan pengoperasian, terjadi penurunan performa dari engine yang disebabkan oleh kegagalan fungsi dari engine dan menghasilkan biaya perbaikan yang cukup tinggi. Rekomendasi perawatan preventive yang dianjurkan untuk merawat komponen turboprop engine adalah condition directed, failure finding dan time directed. (Kata kunci: Reliability Centered Maintenance, Turboprop Engine, Perawatan Preventive.)


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : IMAM PRASETYO
NIM : 06050114
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2020