© jkj,gwww.stta.ac.id 2020

Detail Skripsi
PENGARUH PERBEDAAN LAJU ALIRAN UDARA PENDINGIN KONDENSOR SECARA ALAMI DAN PAKSA TERHADAP COEFFICIENT OF PERFORMANCE (COP) REFRIGERATOR
Penulis
RAHMAD WIJAYA
Pembimbing : - - -

ABSTRAK :
Kebutuhan akan mesin refrigrasi semakin lama semakin meningkat. Hal ini dikarenakan mesin refrigerasi memiliki banyak kegunaan/manfaat dalam membantu kehidupan manusia sehari-hari. Sehingga refrigerator sudah bukan termasuk barang mewah, tetapi telah menjadi kebutuhan pokok dalam setiap rumah tangga. Suatu mesin refrigerasi memiliki komponen-komponen utama dalam bekerja, yaitu kompresor, kondensor, filter (saringan), katup ekspanasi (pipa kapiler), dan evaporator. Di dalam komponen-kompenen itulah refrigerant sebagai bahan pendingin bersirkulasi. Karena telah termasuk kebutuhan pokok, maka perlu adanya upaya peningkatan efisiensi unjuk kerja dari mesin refrigerasi yang telah ada. Upaya peningkatan tersebut salah satunya yakni dengan cara mempercepat laju aliran udara pada kondensor dengan menambahkan kipas angin, sehingga proses pertukaran kalor dari kondensor ke lingkungan sekitarnya semakin cepat. Karena sebagaimana telah diketahui bahwa proses perpindahan kalor terjadi pada kondensor dan evaporator. Pada penelitian ini kecepatan kipas angin (m/s) yang digunakan dibuat berbeda-beda. Masing-masing pada kecepatan kipas 1, kipas 2, dan kipas 3. Sebagai pembanding juga diteliti dengan pendinginan secara alami. Pengambilan data dilakukan selama 2 jam dengan 15 menit pertama, data tidak diambil karena mesin belum stabil (steady). Dan setelah itu, data diambil tiap 15 menit satu kali. Data yang diambil berupa tempertatur keluar evaporator sebelum masuk kompresor (T1), temperature keluar kompresor yang masuk kondensor (T2), temperature keluar kondensor yang masuk pipa kapiler (T3), dan temparatur yang masuk evaporator (T4). Selain itu juga dicatat data tekanan refrigerant sebelum masuk dan keluar kompresor (P1 , P2). Data hasil penelitian kemudian digunakan untuk mencari entalpi dengan menggunakan table properties of refrigerant 12. Selain itu dicari juga laju aliran massa refrigerant, dampak refrigerasi, beban kalor, kapasitas laju aliran kalor, daya kompresor, dan COP. Semua ini merupakan termasuk dalam hal-hal yang menunjukan nilai unjuk kerja mesin refrigerasi tersebut. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dengan penambahan kipas angin pada kondensor, maka COP refrigerator akan meningkat dibandingkan pendinginan kondensor secara alami. Kecapatan kipas yang dipergunakan untuk pendinginan kondensor pun hendaknya diperhitungkan sehingga didapatkan hasil yang paling optimal dan efisien untuk refrigerator tersebut. Dengan demikian terbukti bahwa dengan menambahkan kipas angin pada kondensor dapat meningkatkan efisiensi dari mesin refrigerasi. Kata kunci : manfaat, kondensor, proses penelitian, efisiensi refrigerator


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : RAHMAD WIJAYA
NIM : 02040035
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2020